Berita FTP Untag Semarang

FIND4S Selenggarakan Online Internasional Workshop Sesi 3 “Instrumentation for Sensory Analysis”

11 Maret 2025 — Proyek internasional FIND4S (Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable, Data-Driven Food Systems in Indonesia) kembali melaksanakan workshop bertaraf internasional bertema “Instrumentation for Sensory Analysis”. Kegiatan ini menghadirkan pakar dari University College Dublin (UCD), Universidade Católica Portuguesa (UCP), dan Hochschule Anhalt (Jerman). Workshop ini membahas perkembangan instrumen dan metodologi terkini dalam analisis sensori—salah satu fondasi penting dalam pengembangan produk pangan, riset kualitas, dan preferensi konsumen. Acara diikuti oleh mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi industri pangan dari berbagai institusi di Indonesia dan Eropa.

Sesi pertama disampaikan oleh Prof. Aoife Gowan (UCD) yang memaparkan perkembangan Hyperspectral Imaging (HSI) selama satu dekade implementasinya dalam pendidikan teknik di UCD. HSI, yang menggabungkan prinsip spektroskopi dan pencitraan, telah digunakan dalam berbagai keperluan seperti deteksi kerusakan buah, kontrol kualitas pangan, hingga aplikasi medis. Prof. Gowan menekankan bahwa teknologi ini memungkinkan analisis visual dan kimiawi dilakukan secara bersamaan dan non-destruktif.

Sesi kedua diisi oleh Prof. Maria João Monteiro (UCP) yang mengulas peran analisis sensori dalam riset pangan, bioteknologi, dan keamanan pangan. Dalam paparannya, ia menyoroti kontribusi Escola Superior de Biotecnologia dalam pengembangan sistem pangan berkelanjutan, termasuk penggunaan data dan teknologi untuk mendukung food integrity dan risk assessment. Analisis data dari sistem RASFF juga menjadi contoh bagaimana teknologi membantu mendeteksi dan mengelola risiko keamanan pangan.

Materi ketiga disampaikan oleh Prof. Antonio Rangel (UCP), yang menjelaskan instrumen kimia yang digunakan untuk mendukung analisis sensori. Sesi ini mencakup berbagai teknik laboratorium seperti UV/Vis spectrophotometry, HPLC, GC, atomic absorption, hingga flow injection analysis, yang seluruhnya digunakan untuk mengukur parameter kimia yang mempengaruhi persepsi sensori suatu produk. Mahasiswa juga diperkenalkan pada metode otomatisasi laboratorium serta analisis statistik yang penting dalam evaluasi instrumen kimia.

Sesi penutup dibawakan oleh Prof. Wolfram Schnäckel (HS Anhalt) yang membahas metode fisik dalam analisis sensori. Beliau menjelaskan berbagai metode seperti triangle test, paired comparison, quantitative descriptive analysis, hingga pengujian hedonik yang melibatkan konsumen. Penekanan diberikan pada pentingnya desain eksperimen, pemilihan panelis, dan kontrol lingkungan uji agar data sensori tetap valid dan dapat direplikasi.Workshop Instrumentation for Sensory Analysis menjadi bagian penting dari upaya FIND4S dalam mendukung transformasi sistem pangan Indonesia menuju pendekatan yang lebih berbasis data, teknologi, dan keberlanjutan. Melalui rangkaian workshop internasional ini, kampus semakin memperluas kolaborasi global dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi pangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya kompetensi sivitas akademika dalam bidang analisis sensori dan pengembangan produk pangan inovatif.

©2025. IT FTP Untag Semarang. All Rights Reserved.