Sejumlah delegasi program studi (prodi) dari berbagai universitas di Indonesia memaparkan hasil implementasi dan capaian program FIND4S (Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data-Driven Food System in Indonesia) di hadapan para mitra internasional.
Pertemuan strategis ini berlangsung pada 14 April 2026 di Kampus Gent, KU Leuven, Belgia. Dalam sesi tersebut, para perwakilan prodi bertemu langsung dengan Koordinator Projek Erasmus Plus, Prof. Jan FM Van Impe, untuk melaporkan perkembangan signifikan yang telah dicapai selama dua tahun terakhir.
Kolaborasi Lintas Universitas
Delegasi yang hadir didominasi oleh perguruan tinggi ternama dari Jawa Tengah yang tergabung dalam konsorsium ini, antara lain:
Universitas Diponegoro (Undip) sebagai koordinator utama FIND4S di Indonesia.
Universitas Semarang (USM).
Untag Semarang, Unimus, Unkartur, UPGRIS, dan Untidar Magelang.
Fokus pada Data-Driven Food System
Program FIND4S merupakan inisiatif yang didanai oleh Erasmus Plus untuk meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi dalam membangun sistem pangan berkelanjutan berbasis data. Dalam paparannya, masing-masing prodi menjelaskan bagaimana kurikulum dan fasilitas riset di kampus mereka telah beradaptasi dengan standar internasional yang diusung oleh mitra Eropa.
“Pemaparan ini sangat krusial untuk memberikan gambaran objektif mengenai kemajuan yang sudah dicapai serta tantangan yang dihadapi di lapangan,” ujar salah satu perwakilan delegasi.
Persiapan Evaluasi Internasional
Laporan yang disampaikan di Belgia ini bukan sekadar formalitas. Data-data tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi external reviewer (lembaga independen internasional) dalam pertemuan berikutnya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan program tetap berjalan pada jalurnya (on track) dan memiliki strategi keberlanjutan yang kuat setelah masa pendanaan berakhir.
Sebagai informasi, FIND4S merupakan proyek kolaboratif yang melibatkan konsorsium universitas elit Eropa, termasuk:
KU Leuven (Belgia)
Hochschule Anhalt (Jerman)
University College Dublin (Irlandia)
Universidade Católica Portuguesa (Portugal)
Melalui sinergi ini, diharapkan lulusan dari prodi terkait di Indonesia memiliki kompetensi global dalam mengelola ketahanan pangan melalui pendekatan teknologi dan analisis data yang akurat.
